Cara Membuat NPWP Online/Offline dan Cara Agar Cepat Diterima (2019)

Meminta Token

Dengan pemanfaatan teknologi, kamu tidak perlu datang ke kantor pajak terdekat untuk membuat NPWP. Kamu hanya perlu berselancar di internet dan mendaftarkan diri untuk membuat NPWP di situs resmi pemerintah. Begitulah cara membuat NPWP online.

Sebelum mempelajari cara membuat NPWP online, sebaiknya kamu mengetahui terlebih dahulu informasi dasar tentang NPWP. Berikut penjelasan tentang pengertian NPWP dan manfaat memiliki NPWP.

Apa Itu NPWP

Berdasarkan pasal 1 Nomor 6 UU Nomor 28 tahun 2007, berikut pengertian NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak):

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalah identitas atau tanda pengenal yang diberikan Ditjen Pajak kepada wajib pajak.

NPWP wajib dimiliki oleh wajib pajak yang mempunyai penghasilan di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dalam kurun waktu satu tahun. Dari pengertian NPWP di atas, yang dimaksud dengan pihak wajib pajak adalah orang yang menerima penghasilan. Baik yang bekerja pada suatu perusahaan atau instansi maupun yang mendirikan usahanya sendiri.

Oleh karena itu, wajib pajak dikelompokkan menjadi 2 macam, yaitu orang pribadi dan badan. Pribadi adalah perorangan, sementara badan adalah perusahaan, instansi atau suatu lembaga.

NPWP untuk orang pribadi biasa disebut sebagai NPWP Pribadi. Dan NPWP Pribadi wajib dimiliki oleh setiap orang. Fungsinya NPWP pribadi adalah sebagai identitas resmi untuk mengurus segala keperluan dalam dunia perpajakan, salah satunya membayar pajak.

Manfaat Memiliki NPWP

Tujuan dan manfaat utama memiliki NPWP adalah untuk mengurus berbagai keperluan wajib pajak. Tetapi, selain itu terdapat juga beberapa manfaat lain dari memiliki NPWP. Berikut di antaranya 3 manfaat memiliki NPWP:

#1 Mengurus Restitusi Pajak

Restitusi pajak adalah kelebihan membayar pajak. Artinya, kamu membayar pajak dengan nominal yang lebih besar dari yang seharusnya. Proses permintaan kelebihan pembayaran pajak tersebut hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah mempunyai NPWP.

#2 Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

Surat Izin Usaha Perdagangan atau SIUP wajib dimiliki oleh seorang wirausahawan yang membuka usaha sendiri. SIUP berfungsi untuk memantau perkembangan usaha dan agar usaha yang dijalankan tercatat sebagai usaha legal.

Untuk membuat SIUP ini, mempunyai NPWP merupakan salah satu persyaratannya. Jadi, kamu wajib mempunyai NPWP sebelum membuka usaha sendiri.

#3 Membuka Rekening Tabungan dan Pengajuan Kredit

NPWP berfungsi menjadi salah satu kelengkapan administrasi pada hal yang berkaitan dengan lembaga keuangan atau instansi pemerintahan, seperti bank.

Saat kamu ingin membuat rekening tabungan atau kartu debit, kartu kredit, atau lainnya, maka salah satu syaratnya mengharuskan nasabah mempunyai NPWP. Tanpa NPWP, sering kali pengajuan bisa menjadi lebih sulit atau bahkan ditolak.

Penghasilan Tidak Kena Pajak Terbaru 2019

Peraturan tentang penghasilan tidak kena pajak di Indonesia tidak berubah setiap tahun. Sejak tahun 2013, Indonesia hanya mengalami perubahan penghasilan tidak kena pajak 3 kali sampai sekarang. Lebih tepatnya pada tahun 2013, 2015 dan 2016.

Peraturan saat ini masih mengacu pada peraturan tahun 2016 yang dijelaskan pada peraturan pajak PMK Nomor 101/PMK.010/2016. Terdapat 3 status tanggungan dalam penghasilan tidak kena pajak, yaitu tidak kawin, kawin dan digabung.

Berikut penghasilan tidak kena pajak terbaru 2019.

Kode PTKP – Tahun 2016 – 2019

  • TK/0 – Rp 54.000.000
  • K/0 – Rp 58.500.000
  • K/1 – Rp 63.000.000
  • K/2 – Rp 67.500.000
  • K/3 – Rp 72.000.000

Jika belum menikah tetapi sudah memiliki tanggungan, maka kodenya diubah menjadi TK/1, TK/2, TK/3.

Namun, perlu diketahui bahwa berdasarkan pasal 1 huruf e PMK No 101/PMK.010/2016 jumlah tanggungan dibatasi dan tidak boleh lebih dari 3 orang.

Catatan: Pemilik NPWP pribadi dengan kegiatan usaha wajib membayar pajak dengan penghasilan (peredaran bruto) dalam jumlah berapa pun. Kunjungi kantor pajak terdekat untuk informasi yang lebih jelas.

Persyaratan Membuat NPWP Pribadi (online/offline)

Sebelum mulai mendaftarkan diri untuk membuat NPWP Pribadi baik secara online maupun offline, sebaiknya ketahui terlebih dahulu persyaratan membuat NPWP Pribadi agar cepat diterima.

Berikut syarat-syarat pembuatan NPWP Pribadi.

1. Syarat-syarat NPWP Pribadi untuk Karyawan

  • Fotokopi KTP bagi Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi Warga Negara Asing (WNA).
  • Fotokopi Surat keterangan kerja dari perusahaan, bagi PNS bisa membawa Surat Keputusan (SK).
  • Mengisi formulir pengajuan pembuatan NPWP Pribadi.

2. Syarat-syarat NPWP Pribadi untuk wirausaha/dengan kegiatan usaha:

  • Fotokopi KTP bagi Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi Warga Negara Asing (WNA).
  • Fotokopi Surat Keterangan Usaha (SKU) yang dikeluarkan minimal oleh kelurahan.
  • Surat pernyataan usaha yang ditandatangani di atas materai, menjelaskan bahwa usaha yang dimiliki memang benar adanya dan wajib pajak.
  • Mengisi formulir pengajuan pembuatan NPWP Pribadi.

Perhatikan syarat-syarat di atas agar tidak ditolak pada saat membuat NPWP Pribadi.

Cara Membuat NPWP Pribadi Secara Online

Pembuatan NPWP Pribadi secara online relatif lebih cepat dan mudah. Kamu tidak perlu datang langsung ke kantor pajak jika hanya ingin mengajukan pembuatan NPWP. Cukup daftarkan diri secara online dan isi formulir yang disediakan.

Sebelum memulai mendaftar untuk pembuatan NPWP Pribadi, silakan siapkan data-data berikut:

  1. Email aktif
  2. Scan e-KTP
  3. Scan surat keterangan kerja dari tempat bekerja (bagi karyawan)
  4. Scan SK PNS (bagi PNS/ASN)
  5. Surat Keterangan Usaha atau SIUP (bagi pengusaha)

Jika sudah, silakan ikuti langkah-langkah cara membuat NPWP pribadi online 2019 berikut.

Disclaimer: Artikel ini hanya membantu cara pembuatan NPWP pribadi secara online, dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat. Anda mungkin perlu mengunjungi kantor pajak terdekat untuk informasi yang lebih jelas.

Mendaftar Akun NPWP Online

Pertama, lakukan registrasi akun terlebih dahulu secara online pada website pemerintah di alamat https://ereg.pajak.go.id.

Klik daftar.

Halaman Login Akun NPWP Online

Masukkan email yang sudah disiapkan tadi dan masukkan juga kode captcha yang tersedia. Klik tombol Daftar.

Daftar Akun NPWP Online

Sukses Langkah 1 Pendaftaran Akun NPWP Online

Cek email masuk dari eregistration@pajak.go.id jika tidak muncul pada kotak pesan utama, coba cek juga pesan spam. Klik link yang disediakan di dalam email tersebut.

Menerima Link Pendaftaran Akun NPWP Pribadi Langkah 1

Isi data dengan sebenar-benarnya untuk pendaftaran akun.

Mengisi Data Pendaftaran Akun NPWP Pribadi Online

Sukses Langkah 2 Pendaftaran Akun NPWP Online

Cek email lagi dan klik link aktivasi untuk mengaktifkan akun.

Email Aktivasi Pendaftaran Akun NPWP Online

Selamat, pada tahap ini kamu sudah berhasil membuat akun untuk mengajukan pendaftaran NPWP Pribadi online.

Sukses Langkah 2 Pendaftaran Akun NPWP Online

Mengisi Formulir Pembuatan NPWP Online

Untuk mengisi formulir pembuatan NPWP online, silakan login terlebih dahulu pada website yang sama menggunakan akun yang baru saja kamu buat.

Login Akun NPWP Online

Memilih Kategori Wajib Pajak

Memilih Kategori Wajib Pajak

Pilih kategori wajib pajak. Karena kamu akan membuat NPWP Pribadi, maka pilih opsi Orang Pribadi dan pilih status PUSAT.

Identitas Wajib Pajak

Mengisi Identitas Wajib Pajak

Isi identitas diri dengan data yang benar.

Mengisi Penghasilan Wajib Pajak

Mengisi Penghasilan Wajib Pajak

Pada formulir data penghasilan wajib pajak ini, ada 4 pilihan jenis pekerjaan.

Pekerjaan Dalam Hubungan Kerja

Jenis pekerjaan ini adalah yang bekerja sebagai pegawai atau karyawan pada suatu perusahaan baik BUMN maupun swasta, baik PNS maupun jabatan lainnya.

Kegiatan Usaha

Jenis pekerjaan ini adalah yang mempunyai usaha sendiri, misalnya usaha perdagangan, warung makan, warnet, dan lain-lain.

Pekerjaan Bebas

Pekerjaan bebas diperuntukkan kepada yang mempunyai kemampuan atau keahlian khusus seperti notaris, pengacara, dokter dan lain-lain.

Lainnya

Dan pilihan jenis pekerjaan ini diperuntukkan jika kamu mempunyai pekerjaan selain dari 3 jenis pekerjaan di atas. Contohnya sebagai freelancer.

Mengisi Alamat Tempat Tinggal Wajib Pajak

Mengisi Alamat Tempat Tinggal Wajib Pajak

Isi dengan alamat tempat tinggal wajib pajak sekarang ini. Alamat tempat tinggal tidak harus sama dengan alamat yang ada pada KTP.

Mengisi Alamat KTP Wajib Pajak

Mengisi Alamat KTP Wajib Pajak

Pada formulir ini, baru isi dengan data alamat yang tertera pada KTP kamu.

Mengisi Alamat Usaha Wajib Pajak

Isi dengan alamat tempat kamu bekerja.

Tanggungan Wajib Pajak

Mengisi Alamat Usaha Wajib Pajak

Maksimal tanggungan wajib pajak adalah 3. Jadi, walaupun kamu mempunyai anak atau tanggungan lebih dari 3, tetap diisi maksimal 3.

Mengisi Persyaratan dan Mengirim KTP atau Data lainnya

Pilih salah satu metode pengiriman berkas. Bisa dengan cara unggah/upload atau bisa juga dengan metode manual via jasa ekspedisi seperti pos.

Mengunggah Persyaratan Pembuatan NPWP Pribadi Online

Jika kamu memilih metode unggah, silahkan unggah hasil scan semua dokumen dan persyaratan yang diperlukan (KTP, SKU, dll) dalam 1 file PDF dan klik tombol Upload.

Menyetujui Pernyataan

Centang opsi Benar dan Lengkap sebagai pernyataan bahwa kamu sudah mengisi dan memberikan data dengan baik, benar dan lengkap sesuai dengan yang diminta. Klik Simpan.

Menyetujui Pernyataan Pembuatan NPWP Pribadi Online

Menyimpan Data Pembuatan NPWP Pribadi Secara Online

Mengirim Permintaan Pembuatan NPWP

Sekarang, setelah mengisi formulir kamu perlu mengirimkannya.

Meminta Token

Setelah selesai pada tahap sebelumnya, secara otomatis kamu akan dialihkan pada laman Dashboard. Klik tombol Minta Token.

Meminta Token

Isi captcha sesuai gambar.

Mengisi Captcha

Dan setelah muncul notifikasi, cek email kamu.

Notifikasi Token Berhasil Dikirim

Buka email dari kantor pajak, dan salin (copy) kode yang diberikan untuk proses selanjutnya.

Menyalin Token Dari Email

Mengirim Permohonan

Kembali ke halaman Dashboard kamu, sekarang klik tombol Kirim Permohonan. Centang semua pernyataan dan masukkan kode yang sudah disalin dari email, dan klik Kirim.

Mengisi Token dan Surat Pernyataan Perpajakan

Jika sudah muncul notifikasi berikut, maka pendaftaran pembuatan NPWP Pribadi online kamu sudah masuk ke kantor pajak yang bersangkutan dan tinggal menunggu untuk diproses.

Notifikasi Berhasil Mengisi Token

Tunggu Selama Minimal 14 Hari Kerja

Selesai! kamu sudah melakukan registrasi pembuatan NPWP Pribadi online dan permohonan kamu akan diproses dalam waktu 14 hari kerja. Status pada halaman Dashboard juga akan berwarna hitam.

Cara Membuat NPWP Pribadi Secara Online

Jika NPWP Ditolak

Selalu cek email secara berkala dan jika permohonan pembuatan NPWP kamu ditolak, silakan ikuti petunjuk yang ada pada email.

Dalam contoh kasus berikut, wajib pajak diharuskan untuk datang ke KPP terdekat dengan membawa fotokopi KTP dan Surat Pernyataan Lokasi Usaha bermaterai.

Jika NPWP Online Ditolak

Jika proses pembuatan sudah selesai, kartu NPWP akan dikirimkan ke alamat tempat tinggal melalui jasa pos. Pengiriman dilakukan sehari setelah permohonan NPWP diterima. Untuk lama pengirimannya tergantung pada pihak pos.


Demikian panduan cara membuat NPWP online agar cepat diterima dan agar tidak ditolak, dengan mudah dan cepat.

Tags: #keuangan #membuat npwp #npwp

10 Aplikasi Terbaru Nonton Film Drama Korea
10 Aplikasi Terbaru Nonton Film Drama Korea
Tipsaku – kali ini akan membahas beberapa
2 Cara Membuat Akun SSH Gratis 2020
2 Cara Membuat Akun SSH Gratis 2020
Tipsaku – Cara membuat akun SSH, biasanya
9 Filter Instagram Untuk Hari Valentine
9 Filter Instagram Untuk Hari Valentine
Tipsaku – 9 Filter instagram yang dapat
9 Trik Tersembunyi Whatsapp yang wajib kamu ketahui
9 Trik Tersembunyi Whatsapp yang wajib kamu ketahui
Tipsaku.id – 9 Trik Tersembunyi Whatsapp yang

Leave a reply "Cara Membuat NPWP Online/Offline dan Cara Agar Cepat Diterima (2019)"

Must read×

Top