Cara Install Ulang Windows 7 dengan Flashdisk/DVD (Panduan Lengkap)

  • 4 min read
  • Apr 17, 2019
Cara Install Ulang Windows 7

Meski Windows 10 menjadi versi Windows terakhir menggantikan Windows 7, masih banyak orang yang nyaman menggunakan Windows 7. Termasuk ingin meng-install ulang PC/laptop-nya menjadi Windows 7.

Sistem operasi Windows 7 dulu menjadi salah satu sistem operasi yang paling terkenal dan paling banyak digunakan di dunia. Berbagai faktor memengaruhinya. Salah satunya adalah user interface atau tampilan yang sederhana dan mudah digunakan.

Bahkan, hingga saat ini kepopuleran Windows 7 masih tetap bertahan. Masih banyak orang yang menggunakan Windows 7 walaupun sudah dirilis versi terbaru dari Windows 10, karena mereka sudah terbiasa dengan Windows 7.

Oleh karena itu, mempelajari cara install ulang Windows 7 menjadi hal yang penting jika kamu salah satu penggunanya.

Media Install Ulang Windows 7 (Flashdisk/DVD)

Sebelum melakukan install ulang Windows 7, diperlukan sebuah media instalasi. Media instalasi ini berisi file instalasi Windows 7. Ada 2 pilihan media install ulang Windows 7, yaitu CD/DVD dan bootable flashdisk.

Kamu bisa menggunakan CD/DVD Windows 7 jika kamu telah membeli lisensinya. Jika tidak, maka kamu bisa menggunakan bootable flashdisk yang di dalamnya berisi file ISO Windows 7. Pada tutorial kali ini, TipSaku akan menggunakan media instalasi bootable flashdisk untuk melakukan install ulang Windows 7.

Diperlukan sebuah flashdisk dengan kapasitas yang mencukupi, yaitu yang sesuai dengan besar file ISO Windows 7 yang kamu dapatkan (minimal 4GB). Kamu bisa mencari di internet untuk mendapatkan file ISO Windows 7 dan cara membuat bootable flashdisk untuk install ulang.

Jika kamu sudah membuat bootable flashdisk sebagai media install ulang, barulah kamu bisa memulai install ulang Windows 7.

Cara Install Ulang Windows 7

Menginstall ulang Windows 7 berarti mem-format drive yang menjadi tempat penyimpanan sistem. Biasanya, drive yang menjadi tempat penyimpanan sistem dan semua aplikasi ter-install adalah drive C:. Oleh karena itu, sebelum memulai install ulang lebih baik kamu periksa terlebih dahulu berapa besar kapasitas drive C: yang kamu miliki. Hal ini dilakukan agar kamu tidak salah mem-format drive nantinya.

Cara install ulang Windows 7 dimulai dengan memasukkan bootable flashdisk yang sudah dipersiapkan. Selanjutnya, ubah pengaturan BIOS untuk menjadikan flashdisk sebagai media utama saat booting.

Cara masuk BIOS adalah dengan me-restart laptop terlebih dahulu. Lalu, pada saat muncul logo merk laptop, tekan tombol BIOS berulang kali. Tombol BIOS yang paling umum adalah F2, Del dan F12. Masing-masing laptop mempunyai tombol BIOS yang berbeda tergantung merk dan tipenya. Kamu bisa mencari di internet bagaimana cara masuk BIOS dan mengubah pengaturan booting sesuai dengan merk dan tipe laptop kamu.

Setelah menjadikan flashdisk sebagai media utama saat booting di pengaturan BIOS, restart laptop. Jendela seperti gambar di bawah ini akan muncul. Tekan tombol keyboard apa saja untuk memulai install ulang Windows 7.

Mulai Install Ulang Windows 7

Akan muncul jendela pengaturan Windows atau Windows Setup. Kamu bisa mengatur bahasa, waktu dan mata uang, dan juga keyboard pada pengaturan ini. Cukup ubah pilihan Time and currency format menjadi Indonesian seperti pada gambar di bawah. Jika sudah, klik tombol Next.

Windows Setup

Dan tekan tombol Install now untuk menginstall Windows 7 seperti baru.

Install Windows 7

Jika kamu menggunakan file instalasi Windows 7 AIO (all in one) atau yang terdapat beberapa versi di dalamnya, maka kamu akan disuruh untuk memilih tipe Windows 7 mana yang ingin kamu install. Contohnya seperti pada gambar di bawah ini.

Memilih Tipe Windows 7

Pilih salah satu tipe Windows 7 yang kamu inginkan, lalu klik tombol Next.

Selanjutnya muncul jendela license terms atau syarat dan ketentuan dari Windows. Centang opsi I accept the license terms sebagai tanda bahwa kamu menyetujui persyaratan dan kebijakan Windows 7. Klik tombol Next.

Syarat dan Ketentuan Windows 7

Akan muncul pengaturan pilihan tipe instalasi Windows atau Which type of installation do you want?. Opsi yang pertama adalah Upgrade: Install Windows and keep files, settings, and applications. Dan opsi yang kedua adalah Custom: Install Windows only (advanced).

Opsi yang pertama digunakan jika kamu ingin meng-upgrade versi Windows. Misalkan dari Windows 7 ke Windows 8 dan kamu tidak akan kehilangan file serta aplikasi kamu. Sementara opsi yang kedua digunakan untuk menginstall Windows mulai dari awal dan kamu akan kehilangan file serta aplikasi-aplikasi yang sudah ter-install. Karena kita akan meng-install ulang Windows 7, maka pilih opsi yang kedua, Custom.

Memilih Tipe Instalasi Windows 7

Selanjutnya, kamu harus mem-format drive C: yang menjadi tempat instalasi Windows sebelumnya. Pilih drive C: dan klik tombol Format. Lalu, pilih lagi drive C: yang sudah diformat dan klik tombol Next.

Format Drive C

Proses instalasi Windows 7 akan dimulai. Selama proses ini berlangsung, laptop kamu akan mengalami beberapa kali restart otomatis. Proses ini memakan waktu sekitar 20 menit, tergantung pada spesifikasi laptop.

Proses Instal Ulang Windows 7

Jika ada jendela untuk kembali menekan tombol keyboard sembarang, maka jangan tekan tombol apapun atau kamu akan mengulangi proses dari awal.

Mulai Install Ulang Windows 7

Setelah selesai, maka kamu akan kembali muncul beberapa pengaturan. Yang pertama, masukkan nama pengguna yang ingin kamu gunakan dan juga nama laptop.

Isi Username dan Nama PC

Lalu, masukkan juga password yang ingin kamu gunakan untuk membuka laptop kamu. Jika kamu tidak ingin menggunakan password, cukup kosongkan semua kolom dan langsung klik tombol Next.

Jika muncul kolom untuk memasukkan product key, maka kamu bisa melewatinya tanpa harus mengisinya dan langsung menekan tombol Next. Tetapi, kamu hanya dapat menggunakan Windows 7 selama masa trial atu 30 hari.

Biasanya, akan muncul opsi untuk Windows Update juga. Disarankan untuk memilih opsi Ask me later jika pengaturan ini muncul.

Selanjutnya, kamu harus mengatur tanggal dan waktu. Ubah Time zone menjadi (UTC+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta agar tanggal dan waktu yang ditampilkan sesuai dengan kota Jakarta, Indonesia.

Mengatur Tanggal dan Waktu

Dan pengaturan yang terakhir adalah menentukan lokasi jaringan yang kamu pakai. Jika kamu memakai jaringan yang memang hanya bisa digunakan oleh lingkungan rumah kamu, pilih Home network. Jika kamu menggunakan jaringan sekolah atau kantor, pilih Work network. Dan jika kamu menggunakan jaringan umum, atau kamu tidak yakin dengan jaringan yang pakai, pilih opsi Public Network. Pada tutorial ini TipSaku memilih Public Network.

Memilih Tipe Jaringan

Selanjutnya, Windows akan melakukan beberapa pengaturan terakhir untuk menyelesaikan instalasi Windows 7. Setelah beberapa saat, kamu akan masuk ke desktop Windows 7.

Jika kamu menambahkan password pada saat pengaturan tadi, maka kamu diharuskan untuk memasukkan password sebelum bisa masuk ke desktop. Jika tidak, kamu bisa langsung masuk ke desktop.

Cara Install Ulang Windows 7

Selesai! Kamu sudah berhasil meng-install ulang Windows 7.

Yang Harus Dilakukan Setelah Install Ulang Windows 7

Cek kembali dokumen-dokumen yang berada di drive selain C:. Seharusnya, dokumen-dokumen atau file-file tersebut tidak akan hilang. Karena, kamu hanya memformat drive C: saja. Maka semua aplikasi dan file yang berada di drive C: akan hilang

Install kembali driver-driver yang diperlukan. Kamu bisa menggunakan DVD yang kamu dapatkan pada saat membeli laptop kamu. Atau, kamu juga bisa mendownload driver sesuai dengan tipe laptop di website resmi merk laptop kamu.

Demikian cara install ulang Windows 7 lengkap dan mudah. Sekarang, kamu tidak perlu khawatir jika terjadi apa-apa pada laptop atau komputer kamu dan diharuskan untuk install ulang. Kamu cukup bisa melakukannya sendiri dan tanpa harus membawanya ke tempat servis.

Related Post :

One thought on “Cara Install Ulang Windows 7 dengan Flashdisk/DVD (Panduan Lengkap)

  1. gan ane mau tanya???
    ane kan prepare instal tuh..
    lha kok pas di partisi dia gak mau next padahal udah didelete segala tuh sesuai prosedur..
    apa yang salah gan..
    ni muncul tulisan
    “WINDOWS CANNOT BE INSTALLED TO THIS DISK. THE SELECTED DIS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *